Daya saing perusahaan lokal adalah
kemampuan sebuah perusahaan untuk membuat dan memformulasikan berbagai macam
strategi yang bisa menempatkannya pada suatu posisi yang strategis dan lebih menguntungkan
dibandingkan perusahaan yang lainnya. Indonesia merupakan negara dengan jumlah
penduduk ke-4 terbanyak di dunia, maka seharusya ini bisa menjadi faktor
kemajuan sektro industri di indonesia. Industri bukan lagi kata yang asing di
telinga. Tapi apa itu industri?
Industri dibedakan menjadi dua bidang,
yaitu industri barang dan industri jasa. Industri barang merupakan usaha
mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Kegiatan industri
ini menghasilkan berbagai jenis barang, seperti pakaian, sepatu, mobil, sepeda
motor, pupuk, obat-obatan, dan lain lain.Sedangkan industri jasa adalah
kegiatan ekonomi yang dilakukan dengan cara memberikan pelayanan jasa. Contohnya
seperti jasa transportasi seperti angkutan umum dan bus, kereta api,
penerbangan, pelayaran. Selain itu perusahaan jasa ada juga yang membantu
proses produksi.
Dengan banyaknya SDM di Indonesia
harusnya bisa menjadi tonggak kemajuan Industri di Indonesia. Tapi kenapa kemajuan
industri di indonesia masih terhambat. Menurut Mentri Perindustrian, Airlangga Hartanto, ada
beberapa faktor penghambat majunya Industri di Idonesia. Salah satunya adalah
lemahnya daya saing nasional.
Menurut peringkat daya saing (global competitiveness index) yang
dirilis World Economic Forum (WEF) pada
periode 2016-2017 Indoesia berada pada urutan ke-41, sedangkan pada periode sebelumnya,
yaitu periode 2015-2016 Indonesia berada pada urutan ke-37. Dari sini dapat
dilihat bagaimana penurunan daya saing di indonesia.
Pemeringkatan WEF ini ditinjau dari 12
hal atau indikaktor:
1. Kelembagaan negara bersangkutan
2. Infrastuktur negara tsb
3. Stabilitas makroekonomi
4. Tingkat kesehatan dan pendidikan dasar
5. Pendidikan tinggi serta intensitas
pelatihana.-pelatihan.
6. Efisiensi dalam usaha perdagangan
7. Pasar tenaga kerja
8. Keunggulan pasar keuangan
9. Ketersediaan pasar teknologi
10. Keterjangkauan pasar
11. Kecanggihan berbisnis, serta
12. Kemampuan berinovasi.
Pemerintah saat ini sedang gencar
meningkatkan daya saing industri nasional. Pemerintah memiliki dua strategi
untuk mendorong daya saing industri di Idonesia, yakni dengan memlalui pemanfaatan
keunggulan industri nasional yang dimiliki saat ini, dan peningkatan
produktivitas industri.
Menurut memperin, indonesia memiliki
beberapa keunggulan yang harus dimanfaatkan secara optimal. Dan yang menonjol adalah sumber daya alam
yang melimpah. Maka dari itu pemerintah sudah merencanakan beberapa rencana
pembangunan Industri berbasis SDA yaitu dengan industri berbasis baru bara,
industri berbasis mineral logam, dan insusstri berbasis agro.
Strategi kedua yaitu dengan upaca
meningkatkan produktivitas, dalam hal ini dibutuhkan SDM industri dan dengan
dukungan teknologi yang memumpuni serta inovasi masing-masing perusahaan lokal.
Pemerintah juga terus mengupayakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri. Khususnya
dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Yang tentu bisa menjadi jaminan
dalam memasarkan produk industri dalam negeri.
Selain kedua strategi tersebut,
pemerintah juga tengah mengupayakan upaya lain untuk meningkatkan daya saing,
seperti tax holiday, tax allowance, pembebasan bea masuk dan sebagainya, dengan
harapan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh idustri lokal. Dengan strategi
serta upaya-upaya tersebut pemerintah berharap industri bisa menjadi penggerak
utama ekonomi nasional. Selain itu, dapat juga meningkatkan daya saing
perusahaan lokal.
Dengan upaya pemerintah dalam
meningkatkan daya saing nasional, seharusnya dapat dimanfaatkan dengan baik
oleh industri lokal. Meskipun pemerintah harus memberi perhatian lebih pada
bidang industri nasional. Tapi tak hanya pemerintah yang harusnya memberi
perhatian lebih pada industri di indonesia. Penurunan daya saing perusahaan di
Indonesia juga dipengaruhi oleh warga Indonesia sendiri. Banyak orang Indonesia
yang lebih memilih produk dari luar negeri atau produk impor, dibandikan produk
lokal. Menurut saya, hal ini sangat mempengaruhi perkembangan industri di
indonesia. Jika warga tetap memlilih membeli produk impor, maka kapan industri
indonesia bisa maju?
Selain upaya pemerintah dalam
meningkatkan daya saing industri din indonesia, sebaiknya pemerintah juga
mengadakan program agar warga indonesia lebih memilih produk lokal. Dengan memilih
produk lokal, saya rasa itu dapat membantu meningkatkan daya saing perusahaan
industri di Indonesia.
Daftar pustaka:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar