Sabtu, 28 April 2018

Premanisme di Kota Besar


Pada jaman sekarang ini mungkin “Preman” bukan kata-kata yang asing lagi. Dalam kehidupan sehari-hari kita sering kali mendengar kata preman dan saat mendengar kata itu yang terbayang pastilah seorang yang sangar, menyeramkan dan sebagainya. Tapi apa  preman itu sebenarnya?

Dasarnya, preman itu bukanlah criminal Preman adalah manusia merdeka. Kita seringkali mencampur adukkan istilah preman ini dengan pelaku kriminalitas, atau dengan pernjahat bermoral bejat.

Kata 'Preman' bukan kata asli Bahasa Indonesoa, kata  preman terbentuk dari dua kata yaitu pre dan man, atau dalam bahasa inggris artinya freeman alias orang yang bebas.

Lalu, apa itu premanisme?

Premanisme (berasal dari kata bahasa Belanda vrijman = orang bebas, merdeka dan isme = aliran) adalah sebutan yang sering digunakan untuk merujuk kepada kegiatan sekelompok orang yang mendapatkan penghasilannya terutama dari pemerasan kelompok masyarakat lain. sebutan  ini sebenarnya bertolak belakang dengan apa yang layaknya orang-orang tahu, karena kita terbiasa menyebut orang-orang yang seperti itu sebagai preman.

Fenomena premanisme di Indonesia mulai berkembang hingga sekarang pada saat ekonomi semakin sulit dan angka pengangguran semakin tinggi. Akibatnya kelompok masyarakat usia kerja mulai mencari cara untuk mendapatkan penghasilan, biasanya melalui pemerasan dalam bentuk penyediaan jasa yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Salah satu kota yang tingkat premanismenya tertinggi adalah Kota Jakarta. Kaarena Jakarta merupakan Ibu Kota dan banyak orang dari luar daerah merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib dan hidup berkeluarga disana. Hal tersebut menyebabkan persaingan untuk tetap bertahan hidup di kota besar semakin tinggi karena semakin banyaknya populasi.

Sebab tingginya persaingan di kota besar menyebabkan banyak orang menginginkan cara mudah dan cepat untuk mendapatkan uang, salah satunya menjadi orang yang menarik dana atau biasa disebut memalak orang lain, baik karena tempat yang ia pakai, daerah ataupun sebagainya. Atau orang tesebut biasa kita sebut sebagai preman.

Preman juga biasanya tidak bekerja sendirian, melainkan mempunyai kelompoknya masing-masing. Mereka saling koordinasi untuk menguasai ataupun melakukan yang mereka lakukan. Selain aksi pemalakan biasanya juga preman mempunyai orang-orang atau bisa disebut bawahannya, seperti pengamen, pengemis, gelandangan dsb. Mereka mengoperasikan gepeng dan pengamen sesuai wilayah.


Selain megoperasikan gepeng dan pengamen preman juga terkadang meminta uang kepada orang asing. Oleh karena kekhawatiran banyak orang tentang keberadaan preman. Pemerintah Kota Jakarta selatan rutin melakukan operasi yang dinamakan Operasi  Cipta Kondisi Dalam operasi yang digelar di 10 kecamatan di Jakarta Selatan itu, ada 47 preman, pengamen, dan pencuri yang ditangkap.